Boneka Beruang atau Teddy Bear adalah boneka paling lucu dan imut yang disukai dan dmiliki oleh anak-anak diseluruh dunia, Dan aku salah satu pecinta boneka beruang dan memang mengkoleksi semua hal tentang boneka beruang dan beruang.
DiKorea, ada Museum Beruang atau Teddy Bear Museum yang terletak dipulau Jeju. Hemm... jadi makin cinta dah ama Korea ^_^ dan berharap suatu hari nanti bisa berkunjung ke Korea dan bermain dengan beruang-beruang imut di Teddy Bear Museum
Berikut aku lampirkan sekilas info tentang Teddy Bear Museum dan gambarnya. Yang aku ambil dari situs travel dan situs lainnya.
- Museum Beruang Part 1
Beruang Teddy Punya Museum Di Korea. Sesuai dengan namanya, museum ini memiliki sekumpulan koleksi luar biasa dari boneka Teddy Bear. Lokasinya berada di tempat wisata paling terkenal di Korea, Pulau Jeju.
Galeri museum ini terdiri dari tiga bagian: History Hall, Art Hall dan Project Exhibition Hall. Untuk bagian History Hall Anda dapat menyaksikan sejarah 100 tahun Teddy Bear melalui koleksi boneka-boneka beruang.
Art Hall merupakan karya seni dari desainer terkemuka dunia, dan Anda akan menemukan karakter-karakter animasi yg disukai anak-anak. Jika mampir ke galeri ini jangan lewatkan kesempatan untik melihat beruang Teddy terkecil di dunia dengan ukuran 4,5mm.
Di Project Exhibit Hall, Anda dapat menemukan sekumpulan bonela beruang berpose dan berpakaian yg disesuaikan dengan tema pameran utk masing-masing boneka.
Apabila merasa lapar atau haus, Anda bisa mampir ke cafe atau bar di museum sambil menikmati keindahan pemandangan dari Pulau Jeju.
Bar museum merupakan tempat mewah untuk para orang dewasa, namun hanya dibuka pada musim panas. Sedangkan di taman museum Anda dapat melihat patung dan tiruan Teddy Bear yang sangat indah.
Harga tiket masuk utk dewasa 7,000 won/orang (sekitar Rp56.700), remaja 6,000 won/orang (sekitar Rp 48.600) dan anak-anak ( sekitar Rp40.500). Anak usia dibawah 3 tahun tak dipungut biaya.
- Museum Beruang Part 2
Meski teddy bear bukan asli dari Korea namun kelucuan boneka ini memikat hati masyarakat Korea dan menyimpan semua koleksinya di museum teddy bear. Hebatnya, Korea tak cuma punya satu museum saja tapi ada lima museum. Museum ini terletak di Pulau Jeju, Namsan, Seorak, Gyeongju, dan Chengdu.
Salah satu museum teddy yang cukup terkenal dan punya pemandangan yang menarik adalah teddy museum di Namsan. Hanya saja, Anda butuh sedikit usaha untuk berjalan dan mencapai lokasinya. Museum teddy ini menjadi satu dengan taman Namsan dan Namsan Tower yang terkenal. Ibaratnya datang ke satu lokasi, Anda bisa menikmati tiga tempat indah sekaligus, Namsan Park, Namsan Tower dan Teddy Bear Museum.
Sekalipun harus berjalan cukup jauh, Anda tak perlu khawatir karena pemandangan di kiri-kanannya sangatlah indah. Rimbunnya pepohonan tak akan membuat Anda kepanasan walau harus melewati jalan menanjak. Sesampainya di atas, Anda bisa beristirahat sejenak di bangku taman dan menikmati pemandangan sekitar.
Di Namsan Tower Anda bisa menikmati pemandangan Kota Seoul. Seluruh Kota Seoul bisa terlihat di balik kaca tebal. Kalau terlalu kecil, disediakan juga sebuah teleskop untuk meneropong dan menikmati pemandangan.
Berpindah ke museum teddy bear di bawahnya, Teddy Bear Museum sudah menunggu. Masuk ke dalamnya, Anda akan disambut dengan sebuah teddy bear yang sangat besar dan menggemaskan. Di dalam museum, ada banyak diorama teddy bear kecil yang dibuat dalam berbagai cerita.
Secara garis besar, cerita teddy bear ini dibagi ke dalam dua cerita yaitu kisah masa lalu Korea, dan masa kini. Misalnya, cerita pernikahan tradisional Korea, kisah kerajaan, sampai olahraga polo di masa lalu. Sedangkan kisah masa kini digambarkan dalam cerita boyband dan girlband, cooking manta, bahkan beberapa film Korea seperti Princess Hours, The Great Queen Seon Deok, dan Boys Before Flowers juga diperankan boneka-boneka ini.
Lucunya boneka-boneka ini juga dilengkapi dengan properti lain seperti baju-baju dan bangunan-bangunan pelengkap sesuai cerita. Tak lupa di setiap maket ini, dilengkapi dengan alur cerita.
Anda juga bisa berfoto dengan beruang-beruang besar ini di dekat pintu keluar. Di sini, ada beberapa boneka yang berdiri tegak lengkap dengan hanbok (pakaian tradisional Korea), pakaian rakyat Korea di zaman dulu, ataupun berpose bersama boneka teddy ala drama Princess Hours.
- Museum Beruang Part 3
Teddy Bear barangkali salah satu boneka yang paling tua di dunia. Sejak kecil kita mengenal Teddy Bear sebagai sosok yang lucu dan imut. Nah, boneka inilah yang sejak tahun 2001 lalu menjadi penghuni The Teddy Bear Museum di Pulau Jeju, Korea Selatan.
Teddy Bear adalah sosok yang sudah dicintai oleh banyak penggemar boneka sejak lebih dari 100 tahun lalu. Dinamakan Teddy Bear karena diilhami dari kisah perjalanan berburu beruang yang dilakukan Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore “Teddy” Rosevelt. Kala itu, presiden pergi berburu dengan beberapa staffnya. Hingga di akhir perjalanan, Rosevelt tak kunjung menembak satupun beruang. Lalu salah satu staffnya menangkap beruang dan mengikatnya di sebuah pohon serta mempersilahkan sang presiden untuk menembaknya. Diluar dugaan, Rosevelt justru tidak mau menembaknya karena tidak sesuai dengan jiwa sportivitas yang ia anut. Cerita ini beredar luas dan memberikan ide kepada Morris Michtom dan Margarete Steiff untuk memproduksi boneka Teddy Bear untuk pertama kalinya dibawah peusahaan The Steiff Co. Di museum ini, Anda akan melihat beberapa koleksi dari perusahaan boneka yang paling berhasil dalam menciptakan dan memasarkan boneka beruang tersebut.
Satu boneka Teddy Bear saja sudah menggemaskan, bagaimana kalau ada seribuan boneka dan dipajang dengan kostum-kostum yang menarik? Ya, itulah pemandangan yang bisa kita lihat saat mengunjungi Museum Teddy Bear. Museum yang menjadi salah satu daya tarik Pulau Jeju ini memamerkan aneka koleksi boneka beruang ini termasuk 23 boneka bersejarah yang berumur lebih dari 100 tahun produksi The Steiff Co. Museum ini terbagi kedalam 3 bagian, yaitu Art Hall yang merupakan tempat desainer-desainer masa kini yang memamerkan hasil karya mereka dalam membuat boneka beruang ini. Lalu ada History Hall yang menampilkan koleksi antik dan langka dari pembuat-pembuat Teddy Bear jaman dulu. Dan yang terakhir adalah Project Exhibition Hall, yakni ruang yang memperlihatkan macamTeddy Bear dengan berbagai gaya sesuai tema. Misalnya Teddy Bear versi luar angkasa, versi Albert Einstein, pasangan pengantin tradisional Korea dengan memakai hanbok (busana tradisional Korea Selatan), pasangan pengantin versi barat dengan jas dan gaun warna putih, versi The Beatles dan masih banyak lagi. Tidak itu saja, disini Teddy Bear juga masuk ke dalam kisah-kisah terkenal di dunia. Misalnya, runtuhnya tembok Berlin, tenggelamnnya Kapal Titanic, dunia Disneyland, mumi China dan lukisan Monalisa. Tak ketinggalan, ada Teddy Bear yang memakai baju buatan Louis Vuitton, desainer terkenal di Amerika. Boleh jadi, inilah koleksi Teddy Bear yang termahal di museum ini. Boneka ini bernilai kurang lebih 226 juta Won atau senilai dengan Rp. 2 milyar. Bahkan artis Korea yang membintangi beberapa drama seperti Great Queen Seon Deok, Winter Sonata, Boys Before Flower juga dibuat versi Teddy Bear-nya di museum ini.
Selain pengunjung biasa, museum ini banyak didatangi mereka yang menjadi kolektor Teddy Bear. Kolektor-kolektor asal Eropa ini biasanya memburu boneka beruang keluaran kuno dengan harga yang tidak murah. Bagi yang bukan kolektor, museum ini tetap menjanjikam keasyikan karena kita bisa berfoto bersama boneka-boneka lucu ini. Museum ini juga menyediakan sudut gift shop yang menyediakan boneka, handuk, tas, kaos, frame foto bernuansa Teddy Bear. Museum Teddy Bear ini mempunyai area outdoor, bernama Teddy’s Forest. Di tempat ini banyak sekali patung Teddy Bear yang bisa Anda manfaatkan untuk berfoto. Pengunjung juga tidak perlu khawatir akan kelaparan karena ada coffe shop dan restoran yang nyaman dengan view pantai Chungmoon
- Museum Beruang Part 4
Teddy bear atau boneka beruang dengan bulu-bulu yang hangat adalah boneka tertua yang ada di dunia. Jika Anda penggemar berat dan ingin melihat berbagai macam koleksi boneka beruang yang datang dari seluruh dunia, jangan lewatkan museum Teddy Bear berikut ini.
Seperti yang dilansir dari Odditycentral, Minggu (5/5/2014), di Korea Selatan tepatnya di Seogwipo, Pulau Jeju dibangun museum Teddy Bear. Di museum ini Teddy Bear memerankan berbagai karakter unik, misalnya pemain musik, pemandu sorak, bahkan menirukan gaya PSY dengan Gangnam Style-nya.
- Museum Beruang Part 2
Di Namsan Tower Anda bisa menikmati pemandangan Kota Seoul. Seluruh Kota Seoul bisa terlihat di balik kaca tebal. Kalau terlalu kecil, disediakan juga sebuah teleskop untuk meneropong dan menikmati pemandangan.
Secara garis besar, cerita teddy bear ini dibagi ke dalam dua cerita yaitu kisah masa lalu Korea, dan masa kini. Misalnya, cerita pernikahan tradisional Korea, kisah kerajaan, sampai olahraga polo di masa lalu. Sedangkan kisah masa kini digambarkan dalam cerita boyband dan girlband, cooking manta, bahkan beberapa film Korea seperti Princess Hours, The Great Queen Seon Deok, dan Boys Before Flowers juga diperankan boneka-boneka ini.
- Museum Beruang Part 3
- Museum Beruang Part 4
Anda tak perlu khawatir kelaparan di tempat ini, karena Teddy Bear Museum juga menyediakan cafe, restoran, bar, toko pernak-pernik, taman bunga dan taman bermain yang akan memanjakan Anda dengan pemandangan laut Jungmun yang indah.
Museum Teddy Bear ini menjadi ciri khas negara Korea Selatan. Letaknya di sebuah pulau wisata bernama Pulau Jeju atau dalam bahasa Korea disebut Jeju-do. Pulau wisata ini terletak di Korea Selatan yang posisinya berdekatan dengan negara Jepang. Museum ini dibuka pertama kali pada tanggal 20 April 2001.
Museum ini sendiri terdiri dari 2 buah ruang pameran, gift shop, cafe, dan juga sebuah taman di mana dari taman ini sahabat wisata muslim dapat melihat pemandangan Pantai Jungmun. Di dalam ruang pameran terdapat seribu jenis boneka beruang yang dipamerkan. Uniknya, di sana sahabat wisata muslim dapat melihat bagaimana kota Seoul berkembang dan mengubah penampilannya dari waktu ke waktu melalui sejumlah diorama yang diekspresikan oleh boneka-boneka Teddy Bear.
Pada ruang pameran pertama, pengunjung dapat melihat penampilan ibu kota Seoul pada masa kerajaan Chosun dan sebelum kemerdekaan dari penjajahan Jepang. Para pengunjung juga dapat melihat prosedur penetapan Seoul sebagai ibu kota di kerajaan Chosun. Semuanya ditampilkan melalui berbagai diorama yang diperagakan oleh boneka-boneka beruang Teddy Bear yang seakan-akan hidup.
Tapi tunggu dulu, ini masih belum selesai, karena masih ada ruangan pameran kedua yang sayang dilewatkan untuk dikunjungi. Ruang pameran kedua ini dihiasi sebagai ruang khusus Kota Seoul. Di sini, diorama menampilkan kota Seoul saat ini, mulai dari kecamatan Apgujeong sampai kecamatan Samcheong. Di dalamnya, terdapat sejumlah daerah seperti Myeongdong, anak sungai Cheonggye, pintu masuk arah Timur, balai kota Seoul, dan sebagainya. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan sejumlah miniatur simbol budaya yang mengibarkan nama Korea seperti B-boy, pertunjukan tanpa kata-kata yaitu Nanta, dan lain-lain.
Di museum yang penuh atraksi ini, sangat sayang jika melewatkan setiap obyek dan atraksi untuk diabadikan dengan foto. Untuk para pengunjung yang ingin mengambil foto disediakan sebuah ruangan khusus untuk berfoto. Dengan begitu, siapa saja dapat mengambil foto bersama para boneka beruang Teddy dengan bebas. Pada sebuah ruangan khusus yang lain, kita juga dapat mengetahui sejarah boneka beruang Teddy lewat 23 buah boneka beruang antik dan bersejarah yang telah berumur lebih dari 100 tahun.
Selain itu, terdapat sebuah ruang pameran yang dinamakan “Goong”. Ruangan ini dibuat menyerupai tempat syuting sinetron berjudul “Goong” atau “Princess Hours”.
Wahhh…keren sekali bukan? Tentu hal ini memberikan keceriaan khusus kepada para pengunjung karena boneka-boneka beruang tersebut pernah tampil di sinetron Korea terkenal, yaitu ” The Princess Hours”. Uniknya lagi, dioramanya bertemakan seperti dalam skenario sinetron tersebut.
Selain pengunjung biasa, museum ini banyak didatangi mereka yang menjadi kolektor Teddy Bear. Kolektor-kolektor asal Eropa ini biasanya memburu boneka beruang keluaran kuno dengan harga yang tidak murah. Bagi yang bukan kolektor, museum ini tetap menjanjikan keasyikan karena sahabat wisata muslim bisa berfoto bersama boneka-boneka lucu ini. Museum ini juga menyediakan sudut gift shop yang menyediakan boneka, handuk, tas, kaos, dan frame foto bernuansa Teddy Bear.
Museum ini sendiri terdiri dari 2 buah ruang pameran, gift shop, cafe, dan juga sebuah taman di mana dari taman ini sahabat wisata muslim dapat melihat pemandangan Pantai Jungmun. Di dalam ruang pameran terdapat seribu jenis boneka beruang yang dipamerkan. Uniknya, di sana sahabat wisata muslim dapat melihat bagaimana kota Seoul berkembang dan mengubah penampilannya dari waktu ke waktu melalui sejumlah diorama yang diekspresikan oleh boneka-boneka Teddy Bear.
Di museum yang penuh atraksi ini, sangat sayang jika melewatkan setiap obyek dan atraksi untuk diabadikan dengan foto. Untuk para pengunjung yang ingin mengambil foto disediakan sebuah ruangan khusus untuk berfoto. Dengan begitu, siapa saja dapat mengambil foto bersama para boneka beruang Teddy dengan bebas. Pada sebuah ruangan khusus yang lain, kita juga dapat mengetahui sejarah boneka beruang Teddy lewat 23 buah boneka beruang antik dan bersejarah yang telah berumur lebih dari 100 tahun.
Selain itu, terdapat sebuah ruang pameran yang dinamakan “Goong”. Ruangan ini dibuat menyerupai tempat syuting sinetron berjudul “Goong” atau “Princess Hours”.
Selain pengunjung biasa, museum ini banyak didatangi mereka yang menjadi kolektor Teddy Bear. Kolektor-kolektor asal Eropa ini biasanya memburu boneka beruang keluaran kuno dengan harga yang tidak murah. Bagi yang bukan kolektor, museum ini tetap menjanjikan keasyikan karena sahabat wisata muslim bisa berfoto bersama boneka-boneka lucu ini. Museum ini juga menyediakan sudut gift shop yang menyediakan boneka, handuk, tas, kaos, dan frame foto bernuansa Teddy Bear.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar